Tampil Dramatis dengan Buket Bunga Pengantin Gaya "Cascading"
Oleh: AsmaraKu Editorial |
Aug 04, 2016 |
3 menit membaca
Rangkaian bunga dengan gaya cascading sedang menjadi tren belakangan ini. Dari rangkaian gaya rustic dengan
bunga dan tumbuh-tumbuhan liar sampai rangkaian bunga anggrek yang
megah. Penasaran seperti apa? Para calon pengantin wajib menyimak!
KARANGAN bunga gaya cascading ini sangat bisa disesuaikan dengan tema acara resepsi pernikahan Anda. Anda bisa membuat buket bunga cascading sesuai
dengan keinginan Anda. Buket bunga tradisional ini asalnya berukuran
besar dan dipasangkan dengan gaun pengantin yang juga besar. Namun
modern ini, rangkaian bunga cascading menjadi lebih stylish, elegan dan menarik. Baca sampai habis, mungkin Anda akan mulai mengganti pilihan gaya bunga pengantin Anda.
Gaya buket ini sempat redup pada masa setelah Perang Dunia ke-2. Pada tahun1980-an buket bunga gaya cascading kembali populer ketika Putri Diana menikah. Dinamakan gaya cascading yang berasal dari kata cascade yang secara harfiah berarti air terjun kecil menggambarkan karangan bunganya yang terlihat seperti jatuh mengalir.
Karen Chang Burling selaku pemilik dari Huckleberry Karen Designs menyarankan bahwa para calon pengantin untuk memilih rangkaian bunga pengantin mereka dengan gaya cascading rustic dengan dekorasi dedaunan yang dominan untuk tampilan lebih chic, “Buket bunga pengantin gaya cascading sedang populer kembali, namun dengan rangkaian bunga yang lebih natural dengan menambahkan sentuhan dedaunan musiman."
Dengan tambahan dedaunan ini, buket Anda akan terlihat lebih realistik. Jangan lupa untuk memperhatikan daun apa yang sedang musim pada hari spesial Anda dan pastikan pilihan Anda cocok dengan tema resepsi pernikahan.
Baca juga: Kenali Variasi Bentuk & Gaya Buket Bunga Pengantin
Gaya cascading yang modern akan terlihat dramatis dipadukan dengan gaun pengantin Anda. ”Gaya cascading pada karangan bunga ini terlihat sangat elegan dan membuat orang akan terkagum-kagum. Bunga yang biasa dipakai untuk buket bunga ini harus bunga yang dengan tangkai yang panjang. Biasanya kami memakai mawar dan arum-lily atau bunga bakung” Ungkap Lindsay Bly, florist Todich Floral Design.
Dengan teknik modern, bunga dari berbagai negara bisa tumbuh sepanjang tahun. Sebagai calon pengantin Anda harus berpikir out of the box untuk karangan bunga. Para calon pengantin modern banyak menginginkan jenis bunga yang eksotis seperti anggrek, amaranth dan eucalyptus
yang akhir-akhir ini menjadi pilihan yang paling digemari oleh mereka.
Umumnya, ada banyak sekali berbagai macam jenis bunga yang bisa
dijadikan buket bunga cascading. Kami bisa membuat rangkaian bunga cascading yang berbeda bagi setiap calon pengantin.
Baca juga: Pilih Buket Bunga Pengantin Sesuai Bentuk Tubuh Anda
Setelah sedikit mendalami tentang gaya buket bunga cascading ini apakah Anda tertarik untuk menjadikannya sebagai bunga pengantin Anda? Rangkaian bunga cascading ini tentunya akan menambahkan kemewahan, kesan glamor dan keromantisan di hari resepsi pernikahan Anda.
KARANGAN bunga gaya cascading ini sangat bisa disesuaikan dengan tema acara resepsi pernikahan Anda. Anda bisa membuat buket bunga cascading sesuai
dengan keinginan Anda. Buket bunga tradisional ini asalnya berukuran
besar dan dipasangkan dengan gaun pengantin yang juga besar. Namun
modern ini, rangkaian bunga cascading menjadi lebih stylish, elegan dan menarik. Baca sampai habis, mungkin Anda akan mulai mengganti pilihan gaya bunga pengantin Anda.Sejarah singkat buket bunga cascading
Karangan bunga cascading mempunyai sejarah panjang sampai bisa menjadi bunga pengantin. Pertama muncul pada tahun 1910, rangkaian bunga cascading dulunya dinamakan shower bouquet memasuki puncak kepopulerannya pada tahun sekitar 1920 sampai tahun 1930.Gaya buket ini sempat redup pada masa setelah Perang Dunia ke-2. Pada tahun1980-an buket bunga gaya cascading kembali populer ketika Putri Diana menikah. Dinamakan gaya cascading yang berasal dari kata cascade yang secara harfiah berarti air terjun kecil menggambarkan karangan bunganya yang terlihat seperti jatuh mengalir.
Rangkaian bunga organik
Karen Chang Burling selaku pemilik dari Huckleberry Karen Designs menyarankan bahwa para calon pengantin untuk memilih rangkaian bunga pengantin mereka dengan gaya cascading rustic dengan dekorasi dedaunan yang dominan untuk tampilan lebih chic, “Buket bunga pengantin gaya cascading sedang populer kembali, namun dengan rangkaian bunga yang lebih natural dengan menambahkan sentuhan dedaunan musiman."Dengan tambahan dedaunan ini, buket Anda akan terlihat lebih realistik. Jangan lupa untuk memperhatikan daun apa yang sedang musim pada hari spesial Anda dan pastikan pilihan Anda cocok dengan tema resepsi pernikahan.
Baca juga: Kenali Variasi Bentuk & Gaya Buket Bunga Pengantin
Curi perhatian dengan bunga-bunga mekar
Walaupun ada banyak pilihan bentuk bunga, dari yang kecil, masih kuntum dan yang sudah bermekaran tidak ada salahnya Anda memilih opsi yang terakhir. Pilih rangkaian bunga cascading dengan hanya memakai bunga yang sudah benar-benar mekar untuk bunga pengantin Anda.Gaya cascading yang modern akan terlihat dramatis dipadukan dengan gaun pengantin Anda. ”Gaya cascading pada karangan bunga ini terlihat sangat elegan dan membuat orang akan terkagum-kagum. Bunga yang biasa dipakai untuk buket bunga ini harus bunga yang dengan tangkai yang panjang. Biasanya kami memakai mawar dan arum-lily atau bunga bakung” Ungkap Lindsay Bly, florist Todich Floral Design.
Pilihlah bunga yang tahan lama
Dengan teknik modern, bunga dari berbagai negara bisa tumbuh sepanjang tahun. Sebagai calon pengantin Anda harus berpikir out of the box untuk karangan bunga. Para calon pengantin modern banyak menginginkan jenis bunga yang eksotis seperti anggrek, amaranth dan eucalyptus
yang akhir-akhir ini menjadi pilihan yang paling digemari oleh mereka.
Umumnya, ada banyak sekali berbagai macam jenis bunga yang bisa
dijadikan buket bunga cascading. Kami bisa membuat rangkaian bunga cascading yang berbeda bagi setiap calon pengantin.Baca juga: Pilih Buket Bunga Pengantin Sesuai Bentuk Tubuh Anda
Buket yang menggantung dengan indah
Seraya manik-manik dan pita yang bisa menambahkan tekstur dan dimensi, pilihan bunga untuk buket bunga cascading juga bisa dibuat seperti hidup, seolah bergerak mengikuti gerakan sang pengantin wanita. “Pilihan bunga terbaik adalah bunga dengan sifat yang lemas sehingga buket bunga pengantin Anda akan terlihat natural dan nyata. Untuk membuat efek ini kami biasa menggunakan bunga anggrek ngengat dan hellebore. Hindari dedaunan karena mereka cenderung kaku. “Ucap Karen Chang Burling.Setelah sedikit mendalami tentang gaya buket bunga cascading ini apakah Anda tertarik untuk menjadikannya sebagai bunga pengantin Anda? Rangkaian bunga cascading ini tentunya akan menambahkan kemewahan, kesan glamor dan keromantisan di hari resepsi pernikahan Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar